Seberapa mempesona bisnis kemasan? Bisnis kemasan makin naik daun setelah pendemi karena banyak pengusaha yang awalnya offline beralih menjadi online dalam segi pemasaran. Selain itu, kemasan merupakan salah satu identitas dari suatu produk. Kemasan yang menarik dan berkualitas akan meningkatkan daya saing produk. Pernah nggak melihat suatu kemasan dari jauh tapi tau dan paham itu produk apa? Itulah salah satu kekuatan branding dari segi kemasan.
Bagaimana cara yang tepat dalam memasarkan bisnis kemasan? Ada beberapa poin yang bisa dikupas untuk menemukan bagaimana cara yang tepat dalam membuat strategi pemasaran :
- Analisa target pasar
- Penentuan positioning
- Pengembangan mix marketing
Analisa Target Pasar
Sebelum menentukan cara memasarkan bisnis kemasan, tentukan dulu siapa target market yang dipilih. Apakah supplier besar? UMKM atau ecer ke end user? Karena berdasarkan target market inilah kita bisa membangun jenis marketing yang kita gunakan.
Target market supplier besar, misalnya toko bahan baku kue. Maka marketing yang dipilih adalah bisnis ke bisnis, dengan kata lain akan ada jumlah orderan minimal dalam setiap bulannya. Ini pasti yang selalu diharapkan pebisnis, orderan tetap setiap bulannya, namun di balik itu, ada sedikit minusnya yaitu, ada termin pembayaran. Karena biasa jenis kerja sama seperti ini menggunakan metode pembayaran bertahap. Nah ketika memilih jenis ini, pasti dibutuhkan modal mengendap untuk jadi talangan orderan selanjutnya sebelum invoice terdahulu dibayarkan. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mensiasati agar piutang bisnis yang besar, tentukan berapa maksimal invoice yang belum terbayar agar tetap bisa melakukan orderan selanjutnya. Cara ini lumayan efektif agar modal tetap bisa berjalan.
Penentuan Positioning
Positioning ini lebih tepatnya kita memposisikan bisnis sebagai apa di mata target market. Misal target market kita adalah end user, apakah kita sollutif terhadap masalah mereka? Apa kah kita ramah melayani mereka walau orderannya di bawah 10?
Kalau target market kita adalah UMKM, apakah kita hanya menjual tanpa memberikan konsultasi terlebih dahulu? Ketika target market kita adalah sesame perusahaan apakah stok kita aman? Cara pembayaran mudah? Nah ini semua adalah positioning kita di mata pelanggan. Memang di awal kita yang meposisikan diri, tetapi tetap harus minta review dari pelanggan apakah target positioning ini tepat di mata pelanggan. Karena positioning yang tepat adalah yang disapaikan oleh pelanggan langsung.
Pengembangan Mix Marketing
Mix marketing adalah perpaduan dari empat elemen utama dari marketing yaitu produk, harga, tempat dan promosi. Keempat elemen ini sangat berpengaruh untuk merancang strategi marketing yang akan dibuat.
Dari segi produk, dengan bisnis kemasan, maka yang dinilai adalah kualitas produk kemasan, bagaimana keadaan kemasan ketika sampai ke pelanggan, apakah mudah pecah atau tidak.
Harga merupakan factor dasar suatu produk dalam bersaing karena prinsip pelanggan pasti mencari harga termurah, maka untuk pelaku bisnis kemasan, pastikan harga yang diberikan adalah yang terbaik, Bisa jadi bukan yang termurah tapi ada value tambahan sehingga pelanggan tetap memilih order.
Tempat dalam segi online lebih difokuskan ke jangkauan, dalam hal ini bisnis kemasan, apakah tempat yang kita layani selurah Indoensia atau hanya kota besar? Karena hal ini pasti berefek pada ongkos kirim. Yang keempat adalah promosi, apalah artinya bisnis tanpa prosmi? Ya pasti nggak banyak dikenal kan? Nah disinilah sebagai owner kita paham bagaimana cara promosi yang tepat diterapkan ke bisnis yang dijalankan.
Ini adalah beberapa poin dalam strategi pemasaran bisnis kemasan, buat teman-teman yang ingin terjun ke bisnis kemasan juga, boleh banget konsultasi ke www.topbotolpusat.com atau melalui email. Biar makin yakin untuk terjun ke bisnis ini.

